Sondag 26 Mei 2013

IKAN JAMBAL ROTI



IKAN JAMBAL ROTI

Ikan manyung adalah ikan laut yang biasa ditangkap dan diolah sebagai ikan asin yang disebut jambal roti. Pembuatan ikan Manyung menjadi Jambal Roti ini cukup mudah. Setelah dibersihkan, tubuh ikan dibelah menjadi dua. Rendam ikan dengan air garam selama satu minggu, lalu jemur ikan di bawah panas matahari sampai benar-benar kering. Penjemuran ini bertujuan menghilangkan kadar air sekaligus pembusukan daging. Jika sudah kering, ikan Jambal Roti siap dikonsumsi.
Dibalik penampilannya yang sederhana, Jambal Roti memiliki kandungan gizi yang sangat berguna untuk tubuh. Di antaranya adalah protein dan lemak yang berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh. Ciri khas jambal roti antara lain aroma harum yang disebabkan adanya degradasi protein dan lemak yang menghasilkan senyawa metil keton, butilaldehid, amona, amino, dan senyawa anonim lainnya. Selain itu kandungan asam amino nitrogen yang tinggi mempengaruhi cita rasa jambal roti. Kekhasan lainnya adalah tekstur empuk dan kompak sebagai hasil kerja enzim proteolitik yang dihasilkan oleh mikroorganisme.

PETIS UDANG


PETIS UDANG

Petis udang bisa dikategorikan sebagai saus atau bumbu untuk dipergunakan pada beberapa jenis makanan agar terasa lebih lezat. Petis udang bisa disejajarkan dengan saus tomat , mayonaise atau beberapa jenis bumbu dan saus lainnya. Dengan demikian petis udang bukan nama makanan atau masakan utama melainkan sebagai pelengkap pada makanan lainnya. 
Kandungan unsur gizi dalam petis udang dan petis ikan : Energi 151,0 kkal Air 56,0% Protein 20%, Lemak 0.2% Karbohidrat 24%, Kalsium 37(mg)Fosfor, 36 (mg), Besi 2.8 (mg).
Ciri-ciri petis yang baik adalah berwarna cerah (tidak kusam), umumnya coklat kehitaman, berbau sedap, kental tetapi sedikit encer dari margarin. Petis yang terlalu liat dapat dicurigai terlalu banyak mengandung tepung kanji. Selain itu rasa dan bau ikan atau udang pada petis masih dapat dikenali dengan mudah serta teksturnya halus dan mudah dioleskan.

KERANG HIJAU


KERANG HIJAU

Kerang hijau merupakan hasil laut segar yang dikonsumsi luas oleh masyarakat. Hewan ini banyak dimanfaatkan sebagai salah satu sumber protein hewani. Kerang hijau mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Proses membersihkan dan mengolahnya sangat sederhana serta memiliki rasa yang sedikit lebih ringan dibandingkan kerang biru.
Kerang hijau (Perna viridis) merupakan salah satu jenis kerang yang digemari masyarakat, memiliki nilai ekonomis dan kandungan gizi yang sangat baik untuk dikonsumsi, yaitu terdiri dari 40,8 % air, 21,9 % protein, 14,5 % lemak, 18,5 % karbohidrat dan 4,3 % abu sehingga menjadikan kerang hijau sebanding dengan daging sapi, telur maupun daging ayam, dari 100 gram daging kerang hijau ini mengandung 100 kalori.

NUGGET IKAN

NUGGET IKAN

Nugget Ikan adalah salah satu bentuk olahan yang berbahan baku ikan. Nugget ikan mungkin menjadi masakan favorit sebagian orang, mengingat rasanya yang renyah dan gurih, dan selalu bikin lidah bergoyang tak henti-hentinya. Sangat cocok dijiadikan camilan spesial buat keluarga tercinta di rumah.
Di dalam nugget ikan terdapat kandungan protein, lemak dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.

BANDENG TANPA DURI



BANDENG TANPA DURI (BATARI)

Bandeng Tanpa Duri merupakan produk perikanan setengah jadi berupa Bandeng mentah segar yang telah dibuang tulang dan durinya.  Kelebihan dari Bandeng Tanpa Duri ini yaitu tidak mengurangi atau menghilangkan kandungan gizi yang terdapat pada Bandeng mentah, karena pengolahannya hanya menghilangkan duri yang ada pada Bandeng, bukan memasaknya. Bandeng Tanpa Duri ini selanjutnya dapat dimanfaatkan menjadi berbagai variasi makanan sesuai dengan selera. Beberapa produk olahan dari Bandeng Tanpa Duri ini antara lain Bandeng Pepes, Bandeng Asap, Bandeng Nugget, Bandeng Fillet dan sebagainya.
Kandungan gizi/nutrisi Bandeng : Komposisi gizi per 100 gram daging bandeng adalah energi 129 kkal, protein 20 g, lemak 4,8 g, kalsium 20 mg, fosfor 150 mg, besi 2 mg, vitamin A 150 SI, dan vitamin B1 0,05 mg,dan juga mengandung asam lemak omega-3. Protein bandeng cukup tinggi namun rendah kolesterol. Kondisi semua ini menjadikan bandeng sangat mudah dicerna dan baik dikonsumsi oleh semua usia untuk mencukupi kebutuhan protein tubuh, menjaga / memelihara kesehatan serta mencegah penyakit jantung koroner dan akibat kekurangan zat gizi mikro. Kandungan omega-3 nya mampu memacu pertumbuhan otak pada janin.

KERUPUK IKAN





KERUPUK IKAN

Kerupuk ikan merupakan kerupuk yang diolah menggunakan bahan baku dari daging ikan maupun udang segar. penggolahannya mulai dari pengukusan, pengeringan sampai peggorengan. penggolahannya dapat menggunakan berbagai macam ikan.
Kandungan gizi berbagai jenis ikan per 100 gr (diambil dari sumber daftar komposisi bahan pangan) diantaranya sebagai berikut:

a. Ikan Salmon
   • Kalori     : 116
   • Protein (gr)   : 19.9
   • Lemak (gr)     : 3.45
   • Kolesterol (mg): 52
   • Zat besi (mg)  : 0.77
b. Ikan Tengiri
   • Kalori         : 112
   • Protein (gr)   : 21.4
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 33
   • Zat besi (mg)  : 0.9
c. Ikan Tongkol
   • Kalori         : 111
   • Protein (gr)   : 24
   • Lemak (gr)     : 1
   • Kolesterol (mg): 46
   • Zat besi (mg)  : 0.7
d. Ikan Kakap
   • Kalori         : 111
   • Protein (gr)   : 24
   • Lemak (gr)     : 1
   • Kolesterol (mg): 46
   • Zat besi (mg)  : 0.7
e. Ikan Kembung
   • Kalori         : 112
   • Protein (gr)   : 21.4
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 33
   • Zat besi (mg)  : 0.9
f. Ikan Bawal
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 18.2
   • Lemak (gr)     : 0.7
   • Kolesterol (mg): 44
   • Zat besi (mg)  : 0.4
g. Ikan Bandeng
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 14.8
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 58
   • Zat besi (mg)  : 0.3
h. Ikan Mas
   • Kalori         : 130
   • Protein (gr)   : 18.3
   • Lemak (gr)     : 5.8
   • Kolesterol (mg): 67
   • Zat besi (mg)  : 1.3
i. Ikan Lele
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 14.8
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 58
   • Zat besi (mg)  : 0.3
j. Ikan Mujair
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 18.2
   • Lemak (gr)     : 0.7
   • Kolesterol (mg): 44
   • Zat besi (mg)  : 0.4

BANDENG PRESTO






BANDENG PRESTO

Bandeng presto adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini dibuat dari ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit dan garam. Ikan bandeng ini kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan cara presto. Presto adalah cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi. Makanan yang dimasak dengan cara ini diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat. Air yang berada di dalam panci ini kemudian dipanaskan hingga mendidih. Uap air yang timbul akan memasak makanan yang berada di dalam panci ini. Karena ikan bandeng terkenal memiliki banyak duri, bandeng presto adalah makanan yang digemari karena dengan cara masak presto duri-duri ini menjadi sangat lunak.
Di dalam Bandeng Presto terdapat kandungan energi sebesar 296 kkal,protein 17,1 gr,lemak 20,3 gr,zat besi 1,9 mg ,kalsium 1422 mg,fosfor 659 mg dan vitamin A 19 IU serta kandungan nutrisi yang lain.Sebagian besar kandungan pada Bandeng Presto adalah protein,telah diketahui bahwa fungsi protein ialah mengembalikan atau membentuk tubuh yang rusak. Jadi jika ingin mengembalikan sel-sel yang rusak setelah sakit banyak mengonsumsilah Bandeng Presto.

Saterdag 25 Mei 2013

KEPALA IKAN KAKAP




KEPALA IKAN KAKAP

Kepala ikan kakap segar siap diolah menjadi berbagai jenis olahan. Tanpa menggunakan bahan pengawet.
Ikan Kakap mengandung energi sebesar 92 kilokalori, protein 20 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 0,7 gram, kalsium 20 miligram, fosfor 200 miligram, dan zat besi 1 miligram.  Selain itu di dalam Ikan Kakap juga terkandung vitamin A sebanyak 30 IU, vitamin B1 0,05 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Ikan Kakap, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 80 %.

SCALLOP





SCALLOP

Scallop merupakan salah satu bentuk olahan yang berbahan baku ikan, pengolahannya menggunakan daging ikan segar tanpa menggunakan bahan pengawet dan pewarna. Dapat dinikmati sebagai cemilan maupun sebagai lauk.
Kandungan gizi berbagai jenis ikan per 100 gr (diambil dari sumber daftar komposisi bahan pangan) diantaranya sebagai berikut:

a. Ikan Salmon
   • Kalori     : 116
   • Protein (gr)   : 19.9
   • Lemak (gr)     : 3.45
   • Kolesterol (mg): 52
   • Zat besi (mg)  : 0.77
b. Ikan Tengiri
   • Kalori         : 112
   • Protein (gr)   : 21.4
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 33
   • Zat besi (mg)  : 0.9
c. Ikan Tongkol
   • Kalori         : 111
   • Protein (gr)   : 24
   • Lemak (gr)     : 1
   • Kolesterol (mg): 46
   • Zat besi (mg)  : 0.7
d. Ikan Kakap
   • Kalori         : 111
   • Protein (gr)   : 24
   • Lemak (gr)     : 1
   • Kolesterol (mg): 46
   • Zat besi (mg)  : 0.7
e. Ikan Kembung
   • Kalori         : 112
   • Protein (gr)   : 21.4
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 33
   • Zat besi (mg)  : 0.9
f. Ikan Bawal
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 18.2
   • Lemak (gr)     : 0.7
   • Kolesterol (mg): 44
   • Zat besi (mg)  : 0.4
g. Ikan Bandeng
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 14.8
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 58
   • Zat besi (mg)  : 0.3
h. Ikan Mas
   • Kalori         : 130
   • Protein (gr)   : 18.3
   • Lemak (gr)     : 5.8
   • Kolesterol (mg): 67
   • Zat besi (mg)  : 1.3
i. Ikan Lele
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 14.8
   • Lemak (gr)     : 2.3
   • Kolesterol (mg): 58
   • Zat besi (mg)  : 0.3
j. Ikan Mujair
   • Kalori         : 84
   • Protein (gr)   : 18.2
   • Lemak (gr)     : 0.7
   • Kolesterol (mg): 44
   • Zat besi (mg)  : 0.4

Maandag 20 Mei 2013

TERASI UDANG


TERASI UDANG

Terasi adalah produk awetan ikan-ikan atau rebon (udang kecil)  yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, penggilingan atau penumbukan dan penjemuran yang berlangsung selama kurang lebih 20 hari. Ke dalam produk terasi tersebut ditambahkan garam yang berfungsi sebagai bahan pengawet, berbentuk seperti pasta dan berwarna hitam-coklat.
 Kandungan gizi per 100 gr terasi yaitu  protein 30,0 gr, lemak 3,5 gr, karbohidrat 3,5 gr, mineral 23,0 gr, kalsium 100,0 mg, fosfor 250,0 mg, besi 3,1 mg, air 40,0 mg.